Sang Penakluk
"Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan islam. Pemimpin yang
menaklukannya adlah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di
bawah komandonya adalah sebaik baik pasukan" (H.R.Ahmad bin hambal
Al-Musnad 4/335) ~ Puluhan khalifah dan pemimpin negeri islam telah
melakukan berbagai upaya untuk bisa mewujudkan janji sang Nabi akhir
zaman. Dan ,setelah penantian lebih 800 tahun,janji itu akhirnya menjadi
kenyataan. Muhammad Al-Fatih yang sejak belia selalu diyakini oleh
penasihat spiritualnya Syaikh Aaq Syamsuddin,bahwa dirinyalah yang kelak
akan menaklukan konstantinopel,akhirnya menjelma sebagai sosok pemimpin
muslim yang mampu mewujudkan kebenaran janji sang nabi. Dengan kekuatan
250.000 prajurit dan setelah pengepungan yang meletihkan,pada hari
selasa,29 mei 1453,bertepatan dengan 20 jumadil Ula 857,jatuhlah
kebesaran konstantinopel melalui tangan sang penakluk; MUHAMMAD
AL-FATIH. (Buku : Muhammad Al-Fatih sang Penakluk- DR. ALI MUHAMMAD
ASH-SHALABI)
~ Orangtua muhammad al fatih,gururnya,masyarakatnya,bahkan al fatih mendiri tidak pernah menduga bahwa penakluk kostantinopel itu adalah muhammad ala fatih. yang mereka semua lakukan hanyalah bermimpi kebesaran,mengukir harapan dan melakukan semua persiapan. untuk melahirkan pembuktian nubuwwat nabi. dan mereka telah berhasil.kita pun seharusnya sama.Tidak ada yang pernah menduga bahwa penakluk roma adalah generasi kita,atau anak cucu kita ,bahkan mungkin dari dalam rumah kita. tetapi mari kita bermimpi kebesaran itu,mengukir harapan itu dan melakukan semua persiapan itu. untuk melahirkan pembuka Roma. (www.eramuslim.com)
nah,janji Rasul telah terucap,pembuktian nuuwwah pertama yaitu penaklukan konstantinopel telah menjadi nyata. sekarang saatnya pemuda muslim bangkit lagi! wujudkan mimpi muslim setiap negeri,membuka roma dan menerapkan syariat islam sampai kepelosok negeri. tapi yang kita dapati,pemuda sekarang ini lebih memilih dunia nya sendiri. yang menyayangkan adalah,takada kemanfaatan yang 'se-benar-nya' untuk agama ini. mereka lebih memilih kesenanggan semu duiawi. mengabaikan semua cerita akhirat yang dianggap angin lalu bahkan fiksi. padahal, ajal selalu mengintai diri,tak pandang masalah jasadi maupun rohani,kematian pasti terjadi. kala kematian datang, akhirat menjadi nyata dan dunia hanya cerita belaka. maka,marilah mulai saat ini juga. mulailah merubah diri,menjadi pribadi muslim sejati,bukan hanya pengakukan tak berarti. marilah junjung tinggi aqidah,jauhakan diri dari belenggu duniawi yang sebenarnya semu tak berarti. jadilah muslim yang merindu syahid di jalanNYA,jadilah muslim yang rindu akan nabinya,jadilah manusia yang dapat berguna dan memberi manfaat kepada semua.
Wahai Dzat yang membolak-balikan hati,teguhkanlah hati kami atas agama-Mu (H.R. Ahmad dan At-tirmidzi)
~wardah
~ Orangtua muhammad al fatih,gururnya,masyarakatnya,bahkan al fatih mendiri tidak pernah menduga bahwa penakluk kostantinopel itu adalah muhammad ala fatih. yang mereka semua lakukan hanyalah bermimpi kebesaran,mengukir harapan dan melakukan semua persiapan. untuk melahirkan pembuktian nubuwwat nabi. dan mereka telah berhasil.kita pun seharusnya sama.Tidak ada yang pernah menduga bahwa penakluk roma adalah generasi kita,atau anak cucu kita ,bahkan mungkin dari dalam rumah kita. tetapi mari kita bermimpi kebesaran itu,mengukir harapan itu dan melakukan semua persiapan itu. untuk melahirkan pembuka Roma. (www.eramuslim.com)
nah,janji Rasul telah terucap,pembuktian nuuwwah pertama yaitu penaklukan konstantinopel telah menjadi nyata. sekarang saatnya pemuda muslim bangkit lagi! wujudkan mimpi muslim setiap negeri,membuka roma dan menerapkan syariat islam sampai kepelosok negeri. tapi yang kita dapati,pemuda sekarang ini lebih memilih dunia nya sendiri. yang menyayangkan adalah,takada kemanfaatan yang 'se-benar-nya' untuk agama ini. mereka lebih memilih kesenanggan semu duiawi. mengabaikan semua cerita akhirat yang dianggap angin lalu bahkan fiksi. padahal, ajal selalu mengintai diri,tak pandang masalah jasadi maupun rohani,kematian pasti terjadi. kala kematian datang, akhirat menjadi nyata dan dunia hanya cerita belaka. maka,marilah mulai saat ini juga. mulailah merubah diri,menjadi pribadi muslim sejati,bukan hanya pengakukan tak berarti. marilah junjung tinggi aqidah,jauhakan diri dari belenggu duniawi yang sebenarnya semu tak berarti. jadilah muslim yang merindu syahid di jalanNYA,jadilah muslim yang rindu akan nabinya,jadilah manusia yang dapat berguna dan memberi manfaat kepada semua.
Wahai Dzat yang membolak-balikan hati,teguhkanlah hati kami atas agama-Mu (H.R. Ahmad dan At-tirmidzi)
~wardah

Komentar
Posting Komentar