Postingan

Menampilkan postingan dengan label Goresan pena

JOURNEY

Peluh aku merengkuh Mengembalikan serpih-serpih waktu Menyatukannya dan berharap tak cepat melaju Namun aku tak sanggup Kini, armada perjalan ku masih berlabuh Semakin luas setiap dayungnya Entah pada segipersimpangan manakah armada ini mencapai dermaganya Berteman debur cengkrama ombak yang kian menderu Kulihat refleksi bayang wajahku Aku bertanya padanya Di atas panjangnya hantaran samudra Mau dibawa kemana armada ini ujungnya Sepanjang perjalanan kita pula di dunia Akan menjadi seperti apa nantinya Bagaimana eksistensi kita sebagai seorang manusia juga hamba dari Dzat Maha Pencipta  #110-NJ

SEJENAK

dalam hidup kita dipaksa untuk siap siap tak siap, harus melakukan harus tetap berjalan mungkin pernah terbesit dalam hati rasa lelah dan letih saat menjalani kau, aku, kita manusia punya rasa, punya batas tak apa kurasa jika ingin beristirahat sejenak tapi jangan berhenti asumsi hanya mencerminkan diri kita bukan orang lain tiap kita memiliki pemikiran masing-masing juga tak semua dari kita dapat menyampaikan pendapatnya dengan baik tapi kurasa tak apa karena pengalamannya pun berbeda tak semua (mau) mengerti akan dirimu tak semua seberuntung dirimu tetap bersyukur ya, atas apa yang terjadi hari ini karena percayalah, akan selalu ada hikmah dibalik ini yakin sesuatu yang baik akan terjadi di esok hari #110-HA

" Mengejarnya "

Gambar
    MENGEJAR     KEBAIKAN    Bismillahirohmanirohim . . .   Disaat matahari yang menampakkan sinarnya,    ketika awan melihatkan cerahnya dunia,     dan saat angin turut membawa daun untuk menari kesana.         Bahkan Allah berfirman dalam kitab Al-qur'an : “Jika kamu berbuat kebaikan, maka kebaikan itu untuk dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat keburukan, maka itu untuk dirimu sendiri" (QS. AL Isra 7)      Intinya, Cuma mau ngingetin aja, kalau kita itu harus selalu berbuat kebaikan, entah sendiri atau bersama, entah kapan pun atau dimana pun. Bukan hanya untukmu, tapi juga untukku, karena kita sama-sama belajar. Bukan kah dalam pembelajaran tak ada kata salah ? memang tak ada namun, ingatlah. itu semua proses. Dan sejatinya proseslah yang akan membentukmu. Mau jadi apa ?  Mau buktikan apa ?                ...

Lantunan suara ditengah alam

Gambar
             !!!!!!!!!!! Kau ingat  !!!!!!!!!!! Bagaimana perjumpaan ini di mulai ? Entahlah yang pasti raga ini tlah menatap pada jiwa-jiwa ini, meronta pada keadaan yang terjadi, mengucap janji tuk setia dengan pasti. Saat raga tak dapat menolak, saat diri tak mampu bertindak. Bagaimana ini dapat terjadi? Ia yang pasti ku ingat malam itu jadi saksi antara kepercayaan dan keyakinan.  Ternyata memang keduanya tak dapat dipisahkan hingga nanti. Aku tahu ku tak mampu saat ku sendiri, jelas pasti tak berdaya dengan semua ini.    Bagaimana aku dapat berjalan sedang kakiku kau simpan. Bagaimana aku dapat melihat sedang mataku kau lakban?.   Tanpa kalian aku hilang, hilang dengan keadaan . Ku selalu percaya pada NYA dalam setiap doa, bahwa Ia akan mengirimkan pasukan terhebat suatu saat nanti. Yang tak kenal lelah dalam setiap perbuatan. Yang tak pernah berhenti tuk mengucapkan syariat. Yang selalu besar...

KAU TETAP DI HATIKU

Gambar
Mungkin sulit bagimu untuk percaya Tetapi bisa kupastikan begitu adanya Tiada hari berlalu tanpa kueja namamu Dan kusimpan wajah sayumu dalam mimpiku Dengan rasa bersalah yang menghantui jiwaku Telah lama kau ucapkan selamat tinggal Pada hangat sinar matahari dan desah angin sepoi Tak pernah kulihat lagi Kau menikmati pagi dengan secangkir kopi Atau senandung cinta musim semi Kau mungkin tetap tak percaya Ada cinta yang kusisipkan di sana Di antara puing-puing reruntuhan Dan mayat-mayat yang bergelimpangan Di bawah hujan bom yang tak henti berjatuhan Menghancurkan, sedikit pun tak menyisakan Bocah-bocah tak berdosa Memerah dalam genangan darah Luka menganga, mengoyak tubuh tanpa daya Dan musim dingin yang menggigil Membekukan segala yang bernyawa Memisahkan yang tercinta, terserak entah ke mana Berderai air mataku Kusaksikan kau meninggalkan kecintaanmu Pada kota dengan sejuta kenangan Berduyun, dengan sisa harapan Terseok,...